Kali ini saya akan mencoba berbagi ilmu fisika modern tepatnya efek fotolistrik. Silahkan dibaca....
Pada tahun 1905 Einstein mempostulatkan bahwa elektron/partikel dapat
menerima energi gelombang elektromagnetik (berupa chaya atau foton) hanya dalam
bentuk diskrit (kuanta) sebesar :
E = hf
dimana
h = 6,626 x 10-34 Joule/detik (konstanta Planck) dan
f adalah frekuensi cahaya foton.
Einstein melakukan eksperimen dengan menembakkan cahaya pada permukaan logam Natrium (Sodium) dan mengamati partikel-partikel atau elektron-elektron pada permukaan logam terhambur dengan kecepatan tertentu.
Elektron-elektron terhambur ini memiliki energi kinetik sebesar ½ mv2, dimana m adalah
masa elektron dan v adalah kecepatan elektron yang terhambur. Peristiwa pergerakan
elektron dengan kecepatan tertentu ini merupakan sifat dari partikel, sehingga dikatakan
bahwa gelombang cahaya dapat berperilaku seperti partikel.
Namun hanya cahaya dengan frekuensi/energi tertentu yang mampu menghamburkan elektron-elektron pada
permukaan logam Natrium, yaitu energi foton harus sama dengan energi yang diperlukan
untuk memindahkan elektron (fungsi kerja logam) ditambah dengan energi kinetik dari
elektron yang terhambur :
hf = f + 1 mv
dimana f adalah energi minimum yang diperlukan untuk memindahkan elektron yang
terikat di permukaan logam. Atas jasanya dalam menemukan efek fotolistrik, Albert
Einstein diberi Hadiah Nobel untuk Fisika pada tahun 1921.
sumber:
http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2009/04/fisika_modern_definisi_konsep_dan_aplikasinya.pdf
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kategori
Eksperimen sains
(4)
Fakta Unik
(22)
Fisika
(10)
Games
(9)
Islamiah
(11)
Matematika
(2)
Pengetahuan UMUM
(55)
Step By Step
(2)
Tahukah kamu?
(18)
Uncategorized
(4)
Perhatian!!!!!!!!
Gan, Kalo mau baca artikel lebih lengkap... Pencet tulisan "Lengkap" tepatnya berada dibagian bawah postingan
TRIMS
eh ri, ini blog lu? masa sih....
BalasHapusIya lha, ini siapa ya?
BalasHapus